Tiba-tiba M-on dikasih tau seorang teman bahwa M-on harus bertemu salah satu dosen terkait perihal calon Mahasiswa Berprestasi…
selidik punya selidik M-on tahu bahwa ada 11 orang yang direkomendasikan oleh departemen ilmu ekonomi untuk bisa menjadi mahasiswa berprestasi. Dari kumpulan orang-orang tersebut… M-on terkesima dan berpikir, kenapa gw masuk sih? Memang sih suatu kebanggaan dan kehormatan bagi orang dengan IP biasa-biasa aja seperti gw bahkan walau hanya sampai taraf diperhitungkan… Tapi kemudia terlintas di benak M-on… apakah memang M-on pantas mendapat kesempatan ini?
Pertanyaan itu terus ada di benak M-on… Hei~~~ ada puluhan nama lain yang terbesit bila membicarakan sebuah gelar “Mahasiswa Berprestasi”
Siapa mahasiswa berprestasi?
Entahlah… rasanya ada banyak sekali orang di sekitar M-on yang menurut M-on lebih pantas untuk memperoleh gelar berprestasi…
Kalau mau lihat akademik? okelah 10 orang selain M-on yang terpilih jadi kandidat mapres departemen nilainya tidak perlu diragukan lagi… jangan bandingkan sama M-on yaaaa… M-on sampai ingin bertanya loh mereka itu belajarnya gimana….? makan apa? baca doa apa? kok bisa pada pintar sih?
Non akademik? Nah! Ini dia yang seru… apa indikatornya?
Kalian tahu? sesungguhnya banyak sekali teman sekelas yang sangat M-on kagumi… bahkan terkadang rasanya iri sekali! Ah mungkin harus ada kata yang lebih tinggi daripada iri…
beberapa dari mereka memang andal dalam hal akademik… beberapa dari mereka sebenarnya tidak terlalu menonjol… namun, apa sih arti prestsi akademik saja? ada satu hal yang tidak pernah luput M-on perhatikan dari orang-orang hebat menurut M-on… yaitu KEGIGIHAN MEREKA DALAM MENGHADAPI HIDUP.
M-on bukan orang yang supel, tapi sebagai gantinya Allah menjadikan M-on sebagai pengamat sosial yang cukup baik…. Tanpa terlalu banyak kata yang terucap M-on sangat tahu kalau diantara teman-teman sekelas M-on saja ada yang sedang mengalami masalah finansial untuk melanjutkan kuliahnya, tapi… orang itu terus bersemangat kuliah… mengejar mimpinya… 
Ada lagi yang rupanya begitu menikmati kehidupannya seakan-akan tanpa masalah, begitu ceria, menyenangkan, padahal sibuk dengan segudang kegiatan… *kebanyakan dari organisasi sih*, yaaaa… seseorang yang sangat sibuk. Tapi selelah apapun orang itu, dia selalu ingat keluarganya… dan bangga sekali dengan keluarganya (rasanya lama kelamaan gw sudah mulai mengenai anggota keluarganya). Orangnya nyantai banget… tapi punya sebuah tekad yang polos dan mulia…. “Gw ini sudah diurus mati-matian sama bokap nyokap gw… gw harus lebih baik daripada mereka… gw harus bisa membanggakan mereka… makanya bagaimanapun gw harus berjuang untuk kuliah gw”
Ada lagi sosok kakak yang sempurna yang begitu menyayangi adiknya… setiap ada kesempatan dia pasti akan cerita tentang adiknya… sekilasnya anaknya asal-asalan, nyantai, agak sedikit malas… tapi dibalik itu dia sosok yang dewasa, pengertian, dan seorang pemikir yang kritis. Gw selalu kagum saat dia memaparkan pemikirannya yang menurut gw sangat pemberani. Tapi tidak sampai situ saja, suatu hari dia bilang “Mon, kelak gw mau hidup gw ini berarti untuk masyarakat, gw mau melanjutkan pelayanan gw. Gw merasa gw ini udah terlalu banyak menyia-nyiakan waktu gw, dan gw nggak mau waktu gw terbuang percuma lagi!”
Ada yang tidak terlalu mencolok… seseorang yang bahkan terkadang auranya tidak terasa. Tapi pernah suatu saat gw ngobrol dengan orang itu dan cita-citanya hebat sekali “Gw tinggal di daerah, gw ingin belajar dengan baik di sini, kelak… gw mau bangun daerah gw”
Ada yang diam-diam sudah bekerja dan mempunyai uang dari usahanya sendiri *dan bagi gw itu hal yang luar biasa!*
Kemudian… ada juga sosok-sosok yang taat beragama, mengamalkan ajaran agama dengan kaffah, punya personality yang menyenangkan… dan punya impian yang tinggi-tinggi sekali.
Ada lagi yang rumit, seperti pohon damar. Kokoh di luar tapi rapuh di dalam… seorang yang sempurna dalam menyembunyikan perasaannya. Seorang yang mungkin lebih pantas dilahirkan di Las Vegas karena piawai dalam melakukan poker face *ayooo… cari sendiri artinya apa :D* tapi, lama kelamaan gw tahu bahwa orang itu rupanya menanggung beban keluarga yang cukup serius… dia punya impian sebagai seorang kakak yang baik pada umumnya… membahagiakan orang tua… dan harapan klasik lainnya, tapi yang gw kagumi adalah saat dia bilang sangat mengkhawatirkan adiknya yang masih kecil karena bisa dibilang ada sedikit masalah dengan kesehatannya. Banyak sekali deeeh masalah yang dia hadapi dan itu baru gw ketahui belakangan ini. Parahnya adalah… semakin tahu gw akan masalah yang dia hadapi… dan semakin sering dia cerita pada gw… semakin pesimis dia menyatakan ini itu… semakin jahat dan tidak sabarannya gw kepada dia. Padahal itu cara gw untuk mengajari dia bahwa dia tidak punya waktu untuk berkeluh kesah… itulah cara gw untuk mengajari dia agar lebih gigih menghadapi hidup…
diantara rentetan orang-orang yang diam-diam gw kagumi, orang terakhir adalah orang yang mungkin paling rumit. Mungkin lama kelamaan dia akan kesal pada gw ya, tapi entah mengapa gw berpikir dia tahu bahwa hidupnya keras, dia orang yang pandai menutupi perasaannya itu pada orang lain, tapi… dia masih terlalu lembek menghadapi hidupnya! Mungkin hingga hari ini dia bisa cerita banyak hal pada gw, tapi… tidak akan selamanya kan? Kelak dia harus cukup kompeten menentukan langkah hidupnya sendiri… dengan caranya sendiri… dan biarlah waktu yang akan tunjukkan itu.
Mungkin itu ya yang membuat gw didaulat sangat kejam
tidak berperasaan
haaaaah~~~ seandainya mereka tahu bahwa mereka adalah komponen-komponen yang menginspirasi gw hingga saat ini… mereka tidak pernah tahu bahwa gw menyimpan kekaguman pada sisi-sisi baik yang mungkin tidak mereka sadari…
Lalu gw?
Gw mungkin masih jauh dibandingkan mereka-mereka. perjuangan hidup gw belum seberapa…
Gw masih baru menulis satu lembar dalam buku kehidupan gw sendiri…
Gw hanya debu kecil di diterbangkan angin…. keciiiiil sekali~
Tapi… itu semua yang membuat gw semakin tegar menghadapi hidup, karena gw sadar saat kesempatan ada di tangan gw, orang tidak akan peduli dengan kekurangan gw! Orang ingin melihat gw melakukan hal yang terbaik untuk diperlihatkan…
Karena gw merasa waktu itu berjalan begitu cepat, gw menjadi sadar bahwa gw bahkan tidak pernah punya waktu untuk berpikir akan gagal, untuk memikirkan kelemahan-kelemahan gw, gw hanya punya waktu untuk bisa memberikan yang terbaik untuk agama, keluarga, dan orang-orang yang ada di sekitar gw. Memang belum optimal… tapi gw akan terus berjuang dan memperbaiki segalanya sedikit demi sedikit… alam semesta beserta isinya ini diciptakan Allah untuk mengajarkan filsafat hidup yang baik kepada hamba-Nya termasuk gw
insya Allah…
Dengan ini saya berjanji… bukan masalah menang atau kalah…. gagal atau berhasil… tapi kupersembahkan apa yang akan saya lakukan ini untuk setiap orang yang begitu berarti dalam hidup saya… bukan hanya untuk keluargaku tapi untuk kalian semua… saya tidak ingin kalian menyesal pernah mengenal saya *bukankah setidaknya harus ada hal yang bisa saya banggakan di depan kalian?* insya Allah
*) Untuk teman-teman yang merasa terdapat kesamaan latar tempat, sifat, dsb….dsb… diam saja ya
M-on berharap kalian tidak keberatan karena M-on tidak menyebut identitas kalian kan? M-on akan senantiasa menjaga rahasia-rahasia kecil dan besar kalian. But honestly, your life is inspiring me… dan M-on percaya kalian akan terinspirasi dengan hidup kalian sendiri. Saat tersadar,kalian akan tahu betapa indahnya hidup kalian. M-on telah berusaha menutupi identitas tokoh yang M-on angkat dalam tulisan kali ini, jadi nama kalian insya Allah aman… karena M-on tahu kalian tidak berkenan kan kalau disebutkan nama
*hal itu juga ada dalam kode etik jurnalistik :p jadi nggak berani juga maen-maen :D* mohon maaf bila ada yang kurang berkenan ya